Pelantikan Pejabat Lingkup BRMP, Perkuat Komitmen dan Kinerja BBRMP Sulawesi Tengah
Sigi, 13 Februari 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Tengah mengikuti pelantikan pejabat administrator dan pengawas, pejabat fungsional, serta pengukuhan Ketua Kelompok Kerja dan Ketua Tim Kerja lingkup Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP).Prosesi pelantikan dilaksanakan secara terpusat di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta, Bogor, dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian atas nama Menteri Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Sekretaris BRMP dan para Pejabat Pimpinan Pratama lingkup BRMP.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring dan daring. BBRMP Sulawesi Tengah mengikuti jalannya pelantikan melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di AOR BBRMP Sulawesi Tengah. Kehadiran dan pendampingan langsung Kepala BBRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., menjadi wujud dukungan sekaligus penguatan komitmen kelembagaan. Pada kesempatan tersebut, Fujiaty, S.E., M.M. resmi dilantik sebagai Kepala Bagian Tata Usaha BBRMP Sulawesi Tengah. Selain itu, sejumlah pejabat lainnya turut dilantik dan dikukuhkan, termasuk Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) serta Ketua Tim Kerja (Katimker) sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi.
Momentum ini menjadi tonggak penting dalam transformasi kelembagaan BRMP, seiring perubahan nomenklatur dari eselon III menjadi eselon II. Perubahan ini membawa konsekuensi pada peningkatan tanggung jawab, kapasitas organisasi, serta tuntutan kinerja yang semakin tinggi.
Dalam arahannya, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., menegaskan bahwa BRMP berperan strategis sebagai garda terdepan dalam mengawal program Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia. BRMP bertanggung jawab pada 392 wilayah kabupaten yang tersebar di 38 provinsi, termasuk provinsi baru seperti Kalimantan Utara, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. BRMP juga mengemban mandat pengawalan berbagai program prioritas, seperti CPCL, cetak sawah, Luas Tambah Tanam (LTT), Brigade Pangan, hingga program pendidikan pertanian yang menjangkau 551 kabupaten/kota. Tugas ini menuntut ketangguhan, kreativitas, serta kepemimpinan yang adaptif, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang kompleks.
Kepala Badan menekankan bahwa peningkatan status menjadi balai besar merupakan amanah strategis dari Menteri Pertanian yang harus dijawab dengan pola pikir progresif, inovatif, serta kinerja yang luar biasa. Para pejabat yang dilantik diharapkan tidak lagi bekerja secara biasa-biasa saja, melainkan menghadirkan perubahan nyata yang berdampak luas.
Integritas, pemahaman regulasi yang menyeluruh, serta evaluasi kinerja secara berkala setiap enam bulan hingga satu tahun juga menjadi penekanan penting sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik. Capaian yang telah diraih harus terus dijaga dan ditingkatkan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Menutup arahannya, Kepala Badan menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan sinergi seluruh jajaran BRMP, sekaligus mengajak seluruh pejabat yang dilantik menjadikan momentum ini sebagai titik transformasi menuju kinerja yang berdampak, berkelanjutan, dan berorientasi hasil dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Penulis : Muh Fajrin Utina
Editor : Irwan Suluk Padang